ANDA SOPAN KAMI SEGAN

TOMMI MENANG


Upaya pemerintah membekukan uang Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto di tingkat pengadilan tinggi Guernsey, London, Inggris akhirnya kandas. Majelis Hakim Pengadilan Inggris memutuskan mengakhiri masa pembekuan uang milik putra bungsu mantan Presiden Soeharto di Banque Nationale De Paris (BNP) Paribas sebesar 36 juta euro, Sabtu (10/1) atau Jumat waktu setempat.
Namun, Kejaksaan Agung (Kejagung) selaku pengacara negara masih berharap akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) sebagai perlawanan hukum di Mahkamah Agung Inggris. ”Kita tinggal berjuang saja, namanya juga berusaha, kita lihat nanti di tingkat PK,” beber Jaksa Pengacara Negara Joseph Suardi Sabda kepada SH, Sabtu.
Ia tak menafikan putusan banding ini memupuskan optimisme yang sebelumnya tampak begitu nyata. Namun, ia berharap di tingkat PK, pemerintah RI akan menang. Semuanya memang tergantung juga dengan penanganan kasus-kasus hukum di Tanah Air yang melibatkan Tommy.
Joseph mengatakan secara tulisan pihaknya belum menerima amar putusan dari pengadilan tinggi Guernsey, London. Namun, kepastian kekalahan pemerintah dalam memerebutkan uang Tommy yang diduga bersumber dari tindak pidana korupsi informasinya diperoleh dari pihak otoritas setempat. ”Salinannya memang belum kami terima, tapi kami diberi informasi bahwa Tommy memenangkan gugatannya,” kata Joseph.

Novum
Saat ditanya ihwal bukti baru atau novum yang dimiliki pemerintah (apabila permohonan banding Tommy dikabulkan) dalam mengajukan PK, menurut Joseph, hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan pemerintah. ”Tapi, kami optimistis kok,” ujarnya.
Keyakinan ini, menurut Joseph, bersumber pada dokumen-dokumen perkara Tommy yang diserahkan pengacara negara, diwakili Kejagung kepada Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Guernsey. Diungkapkan oleh Joseph, optimisme yang diusung pemerintah Indonesia mungkin berbalik seandainya kasus tersebut ditangani di Indonesia.
Sebelumnya, pemerintah memang mengantisipasi tiga kemungkinan yang menjadi putusan majelis hakim. Pertama, majelis hakim akan mengukuhkan putusan pengadilan tingkat pertama Guernsey yang sebelumnya telah menetapkan perpanjangan masa pembekuan uang Tommy hingga Mei 2009.
Sebaliknya, ada dua permintaan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Guernsey kepada pemerintah Indonesia. Pertama, menjelaskan perkara-perkara perdata yang melibatkan antara negara melawan Tommy. Kedua, menjelaskan kronologis atau proses tahap demi tahap penanganan kasus Vista Bella.
Majelis hakim pengadilan tinggi setempat yang diketuai Geeff Roland meminta pemerintah Indonesia memberikan penjelasan tertulis mengenai perkara perdata Tommy Soeharto di Indonesia.
Sebaliknya, perusahaan yang dananya berasal dari Tommy, Garnett, meminta hakim memasukkan putusan Mahkamah Agung (MA) dalam perkara gugatan PT Timor Putra Nasional (TPN) terhadap Menteri Keuangan RI dan Bank Mandiri terkait deposito PT TPN di Bank Mandiri Rp 1,3 triliun yang dimenangkan TPN. (rafael sebayang)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s